Pewarnaan

Tehnik Pewarnaan Batik Alam

Tata Cara :
1.Kain batik di rendam dalam larutan TRO selama Min 30 menit, lalu tiriskan
2.Jika kain sudah setengah kering dicelup sambil dibolik balik selama min 15 menit,lalu diangin anginkan


3.Dalam keadaan setengah kering dicelupkan lagi dicelupkan pada larutan warna yang sama.( lakukan pencelupan ini berulang – ulang sesuai kebutuhan warna yang diinginkan).
4.Setelah warna yang diinginkan sudah dicapai, langkah selanjutnya adalah proses fiksasi dengan cara dicelupkan pada larutan Fiksasi (Tawas, Kapur, Tunjung)
5.Kemudian dicuci bersih dandikeringkan. Kain batik siap untuk ditutup (dibatik lagi) atau siap untuk dilorod (direbus untuk menghilangkan lilin)


LARUTAN FEKSASI
Fungsi Fiksasi adalah memperkuat warna dan merubah warna zat warna alam sesuai dengan jenis logam yang mengikatnya.

Cara Pencelupan Fiksasi
1.Ambil Kain kering yang sudah dicelup warna
2. Ambil 3 liter salah satu larutan fiksasi yang diinginkan
3.Kain batik dicelupkan pada larutan fiksasi tersebut, lakukan proses ini sesuai kebutuhan intensitas warna yang dikehendaki.
4.Lalu cuci bersih perlahan dan bilas
5.Lalu diangin – anginkan.
Proses Penutupan Warna
Menutup warna (membatik kembali pada kain yang sudah diwarna sesuai dengan motif dan warna yang diinginkan)
Kain yang ditutup/ dibatik lagi dapat dicelup kembali dengan warna alam yang sama atau bisa pula dicelup dengan bahan warna yang berbeda.
Proses Pelorotan Kain Batik
Peloradan adalh proses perebusan untuk menghiAlangkan lilin yang menempel pada batik.
Dalam proses ini diperlukan adanya zat pembantu agr lilin yang menempel pada kain mudah lepas pada saat direbus.
Zat pembantu tersebut : Soda abu, water glas, dan kanji
Peralatan yang digunakn untuk melorod adal :
1.Wajan tembaga/ panci besar/ Jeding
Fungsinya sebagai tempat untuk melorod
2.Serok
Fungsinya digunakan untuk mengambil lilin cair ketika proses pelorodan
3.Tongkat/ Kayu
Fungsinya untuk membolak balik kain yang dilorod.
4.Setelah warna yang diinginkan sudah dicapai, langkah selanjutnya adalah proses fiksasi dengan cara dicelupkan pada larutan Fiksasi (Tawas, Kapur, Tunjung)
5.Kemudian dicuci bersih dandikeringkan. Kain batik siap untuk ditutup (dibatik lagi) atau siap untuk dilorod (direbus untuk menghilangkan lilin)


Karena terbuat dari bahan-bahan alami, pewarna alami relatif tidak seawet pewarna kimia. Hal ini menyebabkan warna batik cenderung cepat memudar jika dicuci dengan detergen biasa. Semula para pencinta batik menggunakan pembersih alami dari daun pepaya kadang ada juga menggunakan sampo. Tetapi kini telah ditemukan sejenis detergen khusus yang mampu membersihkan batik, supaya tidak memudarkan warnanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar